Tim Ad hoc PBSI Olimpiade Paris: Indonesia Perlu Lebih Berhati-hati dalam Memperoleh Seeded

by -75 Views
Tim Ad hoc PBSI Olimpiade Paris: Indonesia Perlu Lebih Berhati-hati dalam Memperoleh Seeded

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Tim Ad Hoc PBSI untuk Olimpiade Paris 2024 PBSI M Fadil Imran mengatakan bahwa para pemain bulu tangkis Indonesia masih memiliki tugas untuk memastikan posisi unggulan (seeded) yang akan memberi keuntungan bagi mereka di Olimpiade Paris 2024.

Posisi seeded ini akan mereka kejar dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2024, Kejuaraan Beregu Thomas-Uber Cup, dan turnamen Super 1000 Indonesia Open pada awal Juni.

“Ini membutuhkan strategi yang tepat dan kesiapan atlet. Semoga kepastian tiket ini memberi semangat baru bagi atlet dan tim,” ujar Fadil seperti dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, Jumat (12/4/2024).

Indonesia telah memastikan akan mengirim wakil dalam semua nomor cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Paris 2024.

Skuad Merah-Putih akan diwakili oleh Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra, Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ganda putri, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di ganda campuran.

“Alhamdulillah, kita telah mencapai tonggak penting dalam perjalanan menuju Olimpiade. Ini adalah hasil dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, dan tim pendukung,” kata Fadil.

Bulu tangkis bergabung dengan sejumlah cabang olahraga Indonesia lain yang telah memastikan keikutsertaan mereka dalam Olimpiade tahun ini, seperti panahan, senam artistik, menembak, panjat tebing, selancar, angkat besi, dan atletik.

Pada Olimpiade Tokyo 2020 sebelumnya, Indonesia berhasil meraih medali emas ganda putri yang diraih oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan medali perunggu tunggal putra yang diraih oleh Anthony Sinisuka Ginting.

“Saya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam persiapan Olimpiade ini atas kerjasama dalam memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa, dukungan, kritik, dan saran kepada kami,” kata Fadil.

sumber: Antara