Peringatan Menhub: Maskapai Harus Patuhi Tarif Atas untuk Hindari Tingginya Permintaan Tiket Pesawat

by -53 Views
Peringatan Menhub: Maskapai Harus Patuhi Tarif Atas untuk Hindari Tingginya Permintaan Tiket Pesawat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan para operator penerbangan agar tidak melewati tarif batas atas dalam penjualan tiket pesawat. Hal ini sebagai tanggapan terhadap tingginya jumlah pemudik melalui transportasi udara selama masa angkutan Lebaran 2024.

“Sanksi akan diberikan kepada operator yang melanggar aturan tarif batas atas. Komitmen dari para operator harus ditegakkan, karena itu merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” kata Budi Karya setelah meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dalam rangka persiapan Angkutan Lebaran 2024, pada Jumat (29/3/2024).

Menurut data PT Angkasa Pura Indonesia, rata-rata jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran 2024 (3 April – 18 April 2024) meningkat 9 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Pemesanan tiket pesawat tertinggi terjadi pada H-4 dan H-3 sebelum Lebaran.

Di sisi lain, operator pesawat telah menambah jumlah penerbangan untuk mengakomodir peningkatan jumlah pemudik. Di Bandara Soekarno-Hatta sendiri, ekstra penerbangan direncanakan sebanyak 1.539, terdiri dari 82 penerbangan internasional dan 1.457 penerbangan domestik.

“Kami memberikan kesempatan kepada operator untuk menambah penerbangan tambahan dengan meningkatkan pelayanan di bandara. Kami juga meminta operator untuk dapat menjangkau bandara-bandara kecil di wilayah Indonesia Timur. Kementerian Perhubungan juga akan meningkatkan pelayanan di bandara,” ujar Budi Karya.

Budi Karya juga mengimbau agar para penumpang menggunakan penerbangan lebih awal. Karena itu, Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan operator penerbangan untuk memberikan diskon khusus bagi penumpang yang menggunakan penerbangan pada H-10 hingga H-5 sebelum Lebaran.

Selain meninjau, Budi Karya juga memimpin rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan transportasi udara selama angkutan Lebaran 2024 dengan semua pihak terkait, dan melakukan ramp check pesawat maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air. Dalam kunjungan ini, ia menyampaikan berbagai antisipasi dan upaya peningkatan layanan untuk menghadapi tingginya jumlah pemudik melalui transportasi udara selama angkutan Lebaran 2024.

Lebih lanjut, Budi Karya mengapresiasi sistem monitoring Angkasa Pura Indonesia yang dapat mendeteksi situasi udara beberapa jam ke depan, termasuk kedatangan pesawat dan potensi keterlambatan. Dengan sistem ini, diharapkan antisipasi dapat dilakukan lebih cepat dan keterlambatan pesawat dapat diminimalkan.