BMKG Mengingatkan Penyelenggara Pemilu di Jateng untuk Memperhatikan Cuaca Ekstrem pada 14 Februari

by -31 Views
BMKG Mengingatkan Penyelenggara Pemilu di Jateng untuk Memperhatikan Cuaca Ekstrem pada 14 Februari

BMKG meminta penyelenggara pemilihan umum untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada tanggal 13-14 Februari 2024. Ini terjadi menjelang hari Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada keesokan harinya.

“Tugasnya TPS sedang dipersiapkan pada hari ini,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Selasa (13/2/2024).

Karena itu, penyelenggara pemilu, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, diminta untuk menempatkan TPS di lokasi yang aman. Hal itu perlu dilakukan karena BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis prospek cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada 13-14 Februari 2024.

Wilayah yang berpotensi mendapat cuaca yang ekstrem pada Selasa itu, meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kabupaten dan Kota Magelang, Boyolali, Kabupaten Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Kabupaten Pekalongan, Salatiga, Brebes, dan sekitarnya. Sedangkan pada Rabu (14/2/2024), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Pada saat yang sama, Teguh mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama warga yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Ini karena cuaca ekstrem dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer seperti aktivitas monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin dan aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuator, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jawa Tengah.