Prabowo Kenang Sudah Mulai Peduli Pertanian Sejak Aktif sebagai Tentara

by -34 Views
Prabowo Kenang Sudah Mulai Peduli Pertanian Sejak Aktif sebagai Tentara

Sumedang – Minister Pertahanan Prabowo Subianto mengenang awalnya peduli terhadap pertanian saat aktif menjadi Tentara Republik Indonesia (TNI).

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri ‘Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani serta Food Estate Partisipatif Provinsi Jawa Barat untuk Mendukung Peningkatan Produksi Padi dan Jagung Nasional’ di Sumedang, Selasa (30/1).

Di awal pidatonya, ia mengingatkan para prajurit yang hadir bahwa petani memainkan peran penting saat perang kemerdekaan Indonesia. Karena petani secara tidak langsung mendukung perang melalui hasil panen agar para prajurit tetap kuat.

“TNI dan semua prajurit di sini, kita harus ingat bahwa tanpa petani, tidak ada tentara, tanpa pangan kita tidak bisa berperang. Kita membela negara dan bangsa ini karena didukung oleh petani di mana-mana. Saat Indonesia dalam perang kemerdekaan, tidak ada anggaran, tidak ada APBN, belum ada apa-apa, tidak ada mata uang,” ujarnya.

“(Saat) kita merdeka, hal-hal yang menyangkut pemindahan kekuasaan diatur di kemudian hari tapi kita merdeka dulu. Siapa yang memberi makan tentara kita? Siapa yang memberi makan pejuang-pejuang kita? Itu adalah petani di seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Seiring dengan itu, ketika menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad), Prabowo memerintahkan seluruh batalyonnya untuk menanam kebutuhan pertanian mereka sendiri dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada.

“Tidak boleh ada lahan tidur, tidak boleh ada lahan yang tidak ditanam karena pangan adalah hal strategis bukan barang dagangan,” ungkap Prabowo.

Ketika sudah pensiun, Prabowo memilih untuk tetap peduli dengan pertanian dengan memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), membina Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) hingga sekarang.

“Saya pensiun dari TNI, saya pimpin HKTI, dan sampai sekarang saya masih sebagai Dewan Pembina KTNA, saya masih di Induk Koperasi Unit Desa, itulah mengapa saya sangat peduli dalam masalah pertanian,” tambahnya.

“Segala masalah yang berhubungan dengan produksi pangan adalah masalah yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya. (SENOPATI)

Source link