Prabowo: Masa Depan Indonesia Gemilang, Jangan Mau Ditakuti

by -42 Views
Prabowo: Masa Depan Indonesia Gemilang, Jangan Mau Ditakuti

Semarang – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, meyakinkan rakyat bahwa masa depan Indonesia akan gemilang. Ia memperingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba menakut-nakuti dengan narasi bahwa masa depan Indonesia suram.

“Massa depan kita gemilang, masa depan kita bagus. Jika ada yang menakut-nakuti rakyat, jangan terlalu didengarkan,” tegas Prabowo di hadapan ratusan ribu warga di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/1).

Ia mengungkapkan bahwa upaya untuk menciptakan narasi ketakutan terhadap masa depan Indonesia mungkin saja merupakan bagian dari upaya pihak asing yang selalu ingin Indonesia menjadi miskin dan terus memanfaatkan potensi kekayaan negara.

“Jangan-jangan mereka itu adalah antek-antek bangsa asing yang selalu menginginkan Indonesia miskin. Itu sudah lama (upaya menakuti), mereka selalu merampok kekayaan kita,” ungkapnya.

Prabowo menegaskan bahwa dirinya beserta Koalisi Indonesia Maju (KIM), bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun tidak ingin Indonesia terus berada di bawah kendali pihak asing yang menginginkan Indonesia lemah dan tidak maju.

“Pak Jokowi tidak mau; Pak SBY tidak mau; Prabowo Subianto tidak mau; Gibran Rakabuming Raka tidak mau; Koalisi Indonesia Maju tidak mau lagi Indonesia selalu menjadi sumber eksploitasi bagi bangsa lain. Kita tidak mau,” tegas Prabowo yang disambut dengan tepuk tangan warga.

Oleh karena itu, menurutnya, pemilu 2024 ini sangat penting untuk memiliki pemimpin yang tegas dan berani membawa Indonesia menjadi negara yang percaya diri untuk berdiri sendiri.

“Pemilihan tahun ini sangat penting, banyak kekuatan yang ingin Indonesia terpecah, banyak kekuatan yang ingin Indonesia terus lemah. Mereka tidak ingin Indonesia menjadi negara maju,” tuturnya. (SENOPATI)

Sumber: https://prabowosubianto.com/prabowo-masa-depan-indonesia-gemilang-jangan-mau-ditakuti/

Source link