Debat Capres Menjadi Momok bagi Prabowo

by -38 Views
Debat Capres Menjadi Momok bagi Prabowo

Jakarta

Debat ketiga Pilpres 2024 baru saja digelar pada Minggu (7/1/2024) malam. Debat digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat dengan mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo kembali beradu gagasan yang ditawarkan jika nanti terpilih menjadi presiden untuk lima tahun ke depan.

Evaluasi debat ketiga capres semalam akan dikulik oleh pengamat geopolitik dan hubungan internasional Universitas Parahyangan, Aknolt Pakpahan. Dari program mana yang paling ideal untuk diterapkan sampai bagaimana posisi Indonesia di mata dunia akan dikupas tuntas di detik Pagi edisi Senin (8/1/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada debat ketiga ini, saling sindir antar capres kembali terjadi. Bahkan pada pemaparan visi dan misi, capres nomor urut 1 Anies Baswedan langsung menyatakan lebih dari separuh tentara Indonesia belum memiliki rumah dinas. Kondisi ini terjadi saat pemimpinnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki 340 ribu hektare tanah.

“Kita ingin mengembalikan Rp 700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahankan itu. Justru digunakan untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas, di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya punya lebih dari 340 hektare tanah di Republik ini. Ini harus diubah,” kata Anies di panggung debat.

Sementara itu, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan ada pihak yang asal bicara mengenai pertahanan tanpa lebih dulu melihat data yang ada. Menurut Prabowo, hal ini lantaran adanya ambisi yang menggebu-gebu sehingga tidak dapat melihat secara objektif.

“Mungkin ada yang asal bicara tanpa data, mungkin didorong oleh ambisi yang menggebu-gebu sehingga tidak objektif,” ujar Prabowo.

Namun, beberapa kali Prabowo menyatakan sependapat dengan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Salah satunya terkait dengan cara penanganan tumpang tindih di sektor keamanan.

“Sekali lagi saya harus mengatakan saya kok banyak sependapat dengan Pak Ganjar,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Ganjar mengatakan untuk mengatasi tumpang tindih pada sektor keamanan, maka pemimpin tertinggi yaitu Presiden yang harus membereskannya.

“Membereskan yang tumpang tindih dan itu harus dimulai dari pemimpin yang punya komitmen untuk membereskan, siapa dia? Pemimpin tertinggi, presiden, maka kalaulah kemudian kita bicara pertahanan yang ada di laut, maka sekian lembaga yang mengurus laut mesti disatukan dalam sebuah wadah coastguard,” kata Ganjar.

Sebagai informasi, KPU menunjuk Anisha Dasuki dan Aryo Ardi sebagai moderator dalam debat ketiga Pilpres 2024. Selain itu ada 11 panelis yang ditunjuk untuk membuat daftar pertanyaan, yakni:

  • Prof. Angel Damayanti, Ph.D (Guru Besar Bidang Keamanan Internasional Fisipol Universitas Kristen Indonesia)
  • Curie Maharani Savitri, Ph.D (Dosen Hubungan Internasional, ahli kajian industri pertahanan dan alih teknologi Universitas Binus)
  • Prof. Evi Fitriani, Ph.D, (Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia)
  • Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D (Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani)
  • I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D (Ahil Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada)
  • Dr. lan Montratama (Dosen Program Studi Hubungan Internasional Ahli Keamanan dan Pertahanan Universitas Pertamina)
  • Irine Hiraswari Gayatri, Ph.D (Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional)
  • Dr. Kusnanto Anggoro (Pakar Keamanan Universitas Pertahanan)
  • Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio (KSAL 2012-2014 dan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Pertahanan)
  • Philips J. Vermonte, Ph.D (Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia dan Senior Fellow CSIS)
  • Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.I.P. S.SI., M.T, M.SI. (Han) (Guru Besar Bidang Keamanan Global Universitas Padjadjaran).

Nikmati terus menu sarapan informasi khas detik Pagi secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

“Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!”

(vrs/vrs)