Lukas Enembe Meninggal Dunia, AHY Demokrat Berharap Tuhan Mengampuni Kesalahannya

by -34 Views
Lukas Enembe Meninggal Dunia, AHY Demokrat Berharap Tuhan Mengampuni Kesalahannya

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Lukas merupakan kader Partai Demokrat.

“Mendengar kabar duka berpulangnya bapak Lukas Enembe, kami sangat berduka dan mendoakan semoga beliau tenang di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata AHY kepada wartawan di Kota Banda Aceh, Selasa (26/12/2023).

Lukas merupakan terpidana kasus korupsi suap dan gratifikasi. AHY berharap Tuhan mengampuni semua dosa yang pernah dilakukan Lukas. “(Semoga) diampuni segala dosa dan khilafnya, diterima segala amal kebaikannya selama hidup,” kata AHY.

AHY juga mendoakan agar istri, anak-anak, dan keluarga besar Lukas diberikan kekuatan dan kesabaran. Dia juga berharap agar keluarga Lukas bisa melanjutkan kehidupan dengan baik.

Kendati begitu, AHY mengaku belum bisa mengunjungi rumah duka Lukas karena sedang melakukan safari politik ke sejumlah provinsi.

Lukas Enembe meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (26/12/2023) pukul 10.00 WIB. Dia tutup usia dalam usia 56 tahun.

Anggota Pengacara Lukas, Aloysus Renwarin mengatakan, saat ini jenazah Lukas masih berada di RSPAD di Jakarta. Rencananya, pada Rabu (27/12/2023), jenazah akan dibawa ke Jayapura, Papua.

Pada Oktober 2023, Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta menyatakan Lukas Enembe terbukti bersalah melakukan suap dan gratifikasi. Hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara dan ganti rugi Rp 19,6 miliar.

Di tingkat banding, hukuman terhadap Lukas Enembe diperberat. Pada 7 Desember 2023, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta mengubah putusan peradilan sebelumnya dengan menjatuhkan hukuman terhadap Lukas Enembe menjadi 10 tahun.