Banjir Bandang Mengakibatkan Puluhan Santri di Mandailing Natal Terpaksa Mengungsi

by -29 Views
Banjir Bandang Mengakibatkan Puluhan Santri di Mandailing Natal Terpaksa Mengungsi

Banjir Bandang, Puluhan Santri di Mandailing Natal Mengungsi

BPBD Kabupaten Mandailing Natal melaporkan bahwa banjir bandang telah memaksa puluhan santri dan warga di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara, untuk mengungsi pada Rabu (20/12) malam. Air Sungai Binanga Bolon meluap dan membanjiri Nagari Purba Pasir di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (20/12) pukul 23.00 waktu setempat akibat hujan lebat.

Ada sebanyak 86 santri dan sembilan orang lainnya yang harus mengungsi. Mereka dievakuasi ke sekolah dan pesantren terdekat. BPBD Kabupaten Mandailing Natal melaporkan bahwa salah satu dari warga yang terdampak banjir mengalami luka, namun telah mendapatkan penanganan di RSUD Panyabungan.

Selain itu, banjir bandang juga memberikan dampak pada bangunan-bangunan di sekitar aliran Sungai Binanga Bolon. Sebanyak 36 pondok santri hanyut, dua rumah rusak berat dan dua tempat ibadah terdampak. BPBD telah menyalurkan bantuan berupa logistik berupa makanan siap saji dan kebutuhan dasar lainnya untuk warga yang terdampak banjir.

BPBD juga mengkoordinasikan dengan pihak pondok pesantren dan otoritas daerah terkait untuk membersihkan dan memulihkan bangunan yang rusak akibat banjir bandang.

Banjir bandang telah surut, namun memaksa puluhan santri dan warga di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara, untuk mengungsi pada Rabu (20/12) malam. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, mengatakan bahwa hujan lebat membuat air Sungai Binanga Bolon meluap dan membanjiri Nagari Purba Pasir di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (20/12) pukul 23.00 waktu setempat.