Kerinduan akan era sebelum dominasi smartphone semakin sering terdengar, di mana kecemasan akibat panggilan telepon dan kebiasaan doomscrolling belum dikenal. Istilah “doomscrolling” populer selama pandemi, menggambarkan perilaku membaca berita negatif secara berlebihan online. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang. Tren “kembali ke analog” mulai muncul untuk mengurangi kelelahan digital. Para ahli menawarkan strategi realistis untuk mengurangi screen time dan menurunkan tingkat stres. Beberapa di antaranya adalah mengenal pola penggunaan ponsel, memasang karet gelang, menghindari batas waktu aplikasi yang fleksibel, menggunakan aplikasi pemblokir dengan bijak, menyimpan ponsel di luar jangkauan saat bekerja, dan banyak lagi. Menerapkan langkah-langkah ini dapat membantu seseorang mengurangi ketergantungan pada ponsel dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
15 Cara Mengurangi Screen Time agar Terhindar dari Stres



