Peringatan Hari Ibu dan ulang tahun pertama OK OCE Isoma Tangerang Selatan menjadi momentum penting untuk mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Acara ini dihadiri oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan yang berdiskusi dan membangun solidaritas. Sekitar 100 anggota OK OCE Isoma Tangsel tampil dengan kebaya dan menampilkan semangat budaya serta advokasi sosial. Acara ini menyoroti cuplikan film Suamiku, Lukaku, dan dilanjutkan dengan diskusi publik tentang “Kenali KDRT dan Pencegahannya”.
Ketua OK OCE Isoma Tangsel, Elvi Farhani, menegaskan bahwa perempuan pelaku UMKM memainkan peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan penjaga harmoni keluarga. Dia menyatakan perlunya untuk saling menguatkan agar tidak ada perempuan yang memilih diam saat mengalami kekerasan. Film Suamiku, Lukaku disutradarai oleh Viva Westi dan Sharad Sharan, dengan rencana tayang pada April 2026 bersamaan dengan Hari Kartini. Film tersebut mengangkat berbagai bentuk KDRT seperti kekerasan fisik, psikis, ekonomi, dan seksual dengan pendekatan edukatif dan empatik.
Sinematografer film, Angela Rikarastu, menjelaskan bahwa tujuan pembuatan film ini bukan untuk mengeksploitasi kekerasan tetapi sebagai cermin dari realitas yang penting untuk disadari oleh masyarakat. Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan isu KDRT.





