Rusia Blokir Roblox: Konten Ekstremis dan LGBT

by -32 Views

Otoritas Rusia memutuskan untuk memblokir akses ke platform gim populer Roblox dengan tuduhan menyebarkan materi ekstremis dan ‘propaganda LGBT’. Langkah ini diumumkan oleh badan pengawas komunikasi Roskomnadzor pada Rabu waktu setempat. Roskomnadzor menilai bahwa Roblox berisi konten yang tidak pantas dan berpotensi merugikan perkembangan spiritual dan moral anak-anak, meski tidak dijelaskan secara detail materi mana yang dianggap melanggar aturan.

Menurut Reuters, Roblox mencatat jumlah pengguna aktif harian mencapai 151,5 juta pada kuartal ketiga tahun ini. Sebelumnya, platform ini juga telah diblokir di beberapa negara seperti Irak dan Turki karena kekhawatiran akan predator daring yang memanfaatkannya untuk mencari target anak-anak. Perusahaan Roblox sendiri telah menegaskan komitmen dalam menjaga keselamatan pengguna dengan menggunakan teknologi AI, tim moderator, dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum serta pakar keamanan anak.

Tindakan pemblokiran Roblox menjadi tambahan dari daftar layanan Barat yang dibatasi Rusia. Roskomnadzor telah intensif menutup akses media dan platform teknologi asing yang dianggap melanggar hukum setempat. Hal ini terlihat dari pembatasan pada aplikasi seperti Duolingo yang menghapus referensi tentang hubungan sesama jenis setelah peringatan dari Roskomnadzor terkait konten LGBT.

Rusia juga telah menetapkan gerakan LGBT internasional sebagai organisasi ekstremis dan para pendukungnya sebagai teroris, membuka pintu bagi ancaman kasus pidana serius. Pada Agustus tahun ini, Rusia mulai membatasi panggilan melalui WhatsApp dan Telegram karena menolak berbagi data untuk penyelidikan penipuan dan terorisme. Bahkan, Roskomnadzor mengancam akan memblokir WhatsApp sepenuhnya.

Source link