Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa Siklon Tropis Senyar, yang sebelumnya berada di daratan Aceh, telah melemah. Namun, sisa-sisa eks siklon tropis tersebut diperkirakan akan berdampak dengan adanya potensi hujan intensitas sedang hingga ekstrem di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Riau dalam beberapa hari ke depan.
Menurut informasi BMKG, eks Siklon Tropis Senyar diperkirakan akan berpindah ke Malaysia dalam waktu dekat dengan melemahnya intensitasnya. Meskipun begitu, dalam waktu 24 jam ke depan, siklon tersebut masih mampu menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem dan angin kencang di wilayah yang sama.
Selain itu, eks siklon tropis ini juga berpotensi menimbulkan gelombang tinggi 2,5-4 meter di sepanjang wilayah Samudera Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias. Sementara itu, Siklon Tropis Koto yang berada di Laut Cina Selatan Timur Vietnam masih stabil dengan pergerakan ke arah barat daya-barat menuju Laut Cina Selatan, yang berpotensi memberikan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Riau.
Sebelumnya, Siklon Tropis Senyar yang terbentuk di Selat Malaka telah menyebabkan peningkatan intensitas hujan di beberapa wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Data BMKG menunjukkan bahwa beberapa kota/kabupaten di wilayah tersebut mengalami hujan ekstrem, seperti Aceh Utara, Aceh, Medan, Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, dan Padang Pariaman, Sumatra Barat.
Gelombang Rossby Ekuator yang aktif di wilayah yang sama dengan siklon tropis turut memengaruhi peningkatan intensitas curah hujan. Pemantauan terhadap kondisi tersebut tetap diperlukan untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.





