Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Alvaro Sebelum Tersangka Meninggal

by -29 Views

Kepolisian telah melakukan prarekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho sebelum tersangka, Alex Iskandar, ditemukan dalam keadaan tewas. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa prarekonstruksi dilakukan sebelum kasus ini dijadikan sebagai penyidikan, dan dalam proses ini, tersangka telah memberikan keterangan secara rinci mengenai kronologi peristiwa dari awal hingga akhir. Semua detail ini direkam secara video oleh polisi untuk proses pendalaman kasus.

Prarekonstruksi ini dilakukan segera setelah Alex ditangkap dan sebelum kejadian tragis dimana tersangka ditemukan tewas di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam rangkaian kekerasan yang dialami oleh Alvaro sebelum ditemukan tewas, korban mengalami perlakuan yang tragis di rumah Alex. Alvaro dibekap dengan handuk, dicekik, dan ditindih hingga akhirnya tidak bergerak selama kurang lebih tiga menit.

Setelah peristiwa tersebut, Alex panik namun tetap berusaha untuk menyembunyikan barang bukti. Plastik berisi jasad Alvaro disimpan di garasi rumah dan kemudian dipindahkan ke bawah jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor setelah tiga hari. Alibi Alex untuk mencurigai bau yang timbul adalah dengan mengatakan bahwa plastik tersebut berisi bangkai anjing. Namun, akhirnya kebenaran terungkap setelah keponakan Alex menceritakan kejadian sebenarnya kepada teman sekelasnya.Tanggal 6 Maret 2025, Alvaro Nugroho tidak pernah ditemukan hingga polisi melakukan penyelidikan di berbagai wilayah hingga akhirnya mendapat titik terang dari keponakan Alex yang melaporkan kejadian sebenarnya kepada polisi.

Source link