Alvaro, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar. Ibunya, Arum, mengungkapkan bahwa pelaku memiliki sifat temperamen dan tidak bisa menerima anak-anak. Arum memutuskan untuk berpisah dengan Alex karena sering terjadi konflik. Meskipun mereka sudah pisah sejak April 2024, Alex tetap berusaha mendekati anak-anak dan bahkan mengancam akan menculik Alvaro.
Alex ditemukan tewas diduga bunuh diri setelah proses penangkapan. Polisi mengungkap bahwa motif pembunuhan Alvaro karena Alex cemburu dengan Arum. Jenazah Alex telah dimakamkan keluarga di TPU Kedaung, Kota Tangerang. Kepolisian juga memberikan penyembuhan trauma kepada keluarga Alvaro. Alvaro ditemukan meninggal dan Alex ditangkap pada 19 November 2025.
Kepolisian juga menyatakan bahwa Alex adalah ayah tiri dari Alvaro dan motif pembunuhannya adalah rasa cemburu terhadap Arum. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan atas kekerasan dalam rumah tangga. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindakan kekerasan dalam keluarga.





