Sebuah terobosan terbaru dalam angkutan kota telah terjadi di San Francisco, Amerika Serikat, dengan diluncurkannya layanan angkutan otonom oleh Zoox. Layanan ini, yang awalnya gratis dan hanya tersedia bagi mereka yang terdaftar melalui program “Explorers”, telah memulai operasinya di kota tersebut. Program Explorer ini merupakan inisiatif untuk mengundang pengendara awal dan meminta umpan balik demi memperbaiki pengalaman sebelum perluasan layanan. Meskipun Zoox mungkin belum sepopuler beberapa perusahaan lain seperti Waymo, mereka telah berhasil menjadi yang terdepan dalam teknologi otonom dengan pod futuristik yang unik.
Zoox, didirikan pada tahun 2014, telah melakukan uji coba teknologi otonomnya sejak 2017 di San Francisco. Kendaraan yang mereka gunakan tidak mengandalkan setir atau pedal, tetapi dilengkapi dengan kemudi empat roda, pintu geser, dan kursi bangku yang saling berhadapan. Badan regulasi California, Komisi Utilitas Publik, telah mengatur ketat pengujian Zoox yang saat ini memiliki izin uji coba tanpa pengemudi, yang berarti layanan mereka saat ini masih gratis.
Dalam waktu dekat, perusahaan mobil lain, termasuk Tesla dan Waymo, juga berencana untuk menghadirkan layanan otonom mereka sendiri. Sementara Tesla telah menguji taksi otonom Model Y di Austin, Texas, Waymo menggunakan sejumlah model mobil untuk angkutan penumpang. Pada akhirnya, industri angkutan otonom berharap dapat menghilangkan sepenuhnya setir dari kendaraan mereka. Zoox, yang kini telah membuka layanan ride-hailing di Las Vegas, terus menambah tujuan perjalanan mereka guna memberikan pengalaman berkendara otonom yang lebih luas kepada masyarakat.





