Polsek Cakung sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi dari petugas keamanan terkait kasus komplotan begal bersenjata tajam di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur. Kedua saksi yang diperiksa ini merupakan sekuriti yang berada di TKP setelah kejadian begal terjadi. Mereka diminta keterangan untuk menjelaskan kronologi kejadian dan arah kabur pelaku. Polisi berharap keterangan dari saksi-saksi ini dapat memperkuat proses penyelidikan dan mempercepat penangkapan pelaku.
Komplotan begal bersenjata tajam ini merampas motor pedagang sayur di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) pada Kamis (25/9) pagi. Polisi telah melakukan olah TKP dan melihat rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian punggung akibat serangan pelaku namun tidak perlu dirawat di rumah sakit. Polisi memastikan ada tiga pelaku yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam dalam aksi begal tersebut.
Menurut petugas keamanan gedung, begal terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan pelaku berhasil kabur dengan membawa motor korban setelah dikejar oleh petugas keamanan. Korban yang merupakan pedagang sayur mengalami luka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam yang dimiliki pelaku. Polisi terus menyelidiki kasus ini dan menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi begal di sekitar wilayah Cakung.





