Toyota Mempercayai Hidrogen: Alternatif Terbaik Diesel?

by

Produsen mobil terus menginvestasikan dalam kendaraan baterai-listrik, namun eksperimen dengan hidrogen sebagai alternatif bahan bakar juga terus dilakukan. Toyota, dengan sejarah selama 30 tahun dalam penggunaan hidrogen, masih yakin akan potensi besar dari teknologi ini. Dalam wawancara dengan Sean Hanley, wakil presiden Toyota Australia, ia optimis bahwa powertrain hidrogen bisa menggantikan diesel di masa depan. Meskipun penggunaan hidrogen saat ini masih dianggap remeh, Hanley percaya bahwa teknologi ini memiliki potensi untuk menggantikan powertrain diesel di industri otomotif.

Sejarah teknologi hidrogen tidaklah baru, dimulai sejak 1807 dengan mesin de Rivaz yang menggunakan campuran hidrogen dan oksigen. Meskipun pernah terlupakan selama beberapa waktu, proyek Electrovan dari General Motors pada 1966 membuktikan bahwa minat terhadap teknologi hidrogen tetap ada. Toyota kemudian merilis Mirai sebagai kendaraan sel bahan bakar hidrogen pertama yang diproduksi massal pada tahun 2014, diikuti oleh Honda dengan FCX Clarity. Namun, keterbatasan infrastruktur masih menjadi tantangan besar bagi perkembangan teknologi hidrogen.

Meski demikian, beberapa produsen mobil terus melakukan inovasi dalam penelitian teknologi sel bahan bakar hidrogen. BMW misalnya, telah meluncurkan sistem sel bahan bakar generasi berikutnya dengan rencana produksi massal pada tahun 2028. Meskipun Stellantis mengakhiri investasinya dalam teknologi ini, perkembangan sel bahan bakar hidrogen tetap menarik perhatian industri otomotif. Dengan potensinya yang besar, teknologi ini masih memiliki tempat di masa depan kendaraan bermotor.

Source link