Porsche Cayenne Electric akan menjadi salah satu SUV listrik paling dinanti dalam waktu dekat. Produsen mobil sport Jerman ini menegaskan bahwa Cayenne Electric bukan hanya versi bertenaga baterai dari Cayenne bermesin bakar, melainkan sebuah mobil listrik yang benar-benar canggih. Salah satu fitur unggulannya adalah pengisian daya nirkabel.
Porsche mengumumkan bahwa Cayenne Electric akan dilengkapi dengan sistem pengisian daya nirkabel opsional ketika diluncurkan pada tahun 2026. Konsepnya mirip dengan pengisian daya ponsel cerdas pada pad nirkabel, tetapi dikembangkan untuk SUV berat seperti Cayenne.
Pemilik Cayenne Electric dapat dengan mudah mengisi daya mobilnya dengan memarkirkan kendaraan di atas pelat lantai induktif. Arus listrik akan mengalir melalui kumparan yang dihasilkan medan magnet, yang selanjutnya akan diubah menjadi arus searah untuk mengisi baterai kendaraan. Sistem ini dirancang untuk efisiensi tinggi, dengan hilangnya energi kurang dari 10%.
Pengisian daya nirkabel ini menjadi solusi alternatif bagi pengguna mobil listrik yang sebagian besar melakukan pengisian daya di rumah. Dengan teknologi nirkabel, pelanggan Porsche dapat mengisi daya mobil mereka dengan cara yang lebih nyaman dan efisien. Porsche juga menegaskan bahwa Cayenne Electric akan memiliki pengisian daya yang cepat dan efisien, sesuai dengan standar tinggi mobil listrik masa kini.





