Konsekuensi Blokir Roblox: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

by -63 Views

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap nasib Roblox di tengah desakan pemblokiran platform game online tersebut. Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penilaian akhir terkait kepatuhan Roblox terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia. Saat bertemu dengan perwakilan Roblox, Komdigi meminta pengembang game online tersebut untuk memperkuat standar keamanan platform, khususnya untuk pengguna berusia muda dengan membatasi akses terhadap konten yang berbahaya bagi anak-anak.

Pemerintah telah meminta Roblox untuk mematuhi regulasi terkait perlindungan anak di ruang digital, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 serta Sistem Kepatuhan Moderasi Konten. Selain itu, pemerintah juga menuntut Roblox untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia sebagai bentuk komitmen terhadap aturan yang berlaku. Menkomdigi Meutya Hafid mengungkapkan bahwa pihak Roblox berjanji akan melaporkan operasional platformnya kepada Komdigi, dengan Komdigi akan terus memantau kepatuhannya terhadap hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mendesak Kemkomdigi untuk menyelidiki dampak negatif Roblox terhadap korban, terutama bagi anak-anak. Komisioner KPAI menyatakan bahwa anak-anak yang menjadi korban platform digital dan game online sering mengalami dampak negatif secara fisik, mental, dan sosial. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengawasan dalam klasifikasi usia pada game daring serta penyalahgunaan game untuk kegiatan yang melanggar hukum.

Dengan adanya desakan dan investigasi dari berbagai pihak terhadap Roblox, diharapkan bahwa perbaikan-perbaikan yang diajukan dapat segera dilakukan untuk menjaga kualitas layanan dan perlindungan anak-anak di ruang digital. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan bertanggung jawab bagi semua pengguna.

Source link