Fitur siaran langsung TikTok tiba-tiba menghilang, menyebabkan keluhan dari para pengguna yang tidak dapat mengakses fitur tersebut. Pengamatan CNNIndonesia.com menunjukkan bahwa kolom Live di bagian unggah konten TikTok telah menghilang, termasuk juga di bagian pencarian konten. Beberapa percobaan dengan kata kunci yang berbeda menunjukkan kolom Live muncul tetapi kosong tanpa menampilkan video siaran langsung.
Juru bicara TikTok menjelaskan bahwa fitur live dinonaktifkan sebagai langkah pengamanan tambahan mengingat situasi aksi unjuk rasa yang tengah memanas di berbagai daerah. TikTok menyatakan bahwa penangguhan fitur ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kualitas ruang digital mereka. Meskipun Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan tidak memberikan arahan khusus kepada TikTok terkait penonaktifan fitur live, Dirjen Pengawasan Digital Komdigi Alexander Sabar mengapresiasi langkah inisiatif yang diambil oleh TikTok.
Aksi massa di beberapa kota Indonesia memanas setelah terjadi bentrokan antara para demonstran dengan aparat kepolisian. Protes yang semula terkait penolakan tunjangan rumah anggota DPR RI, kini berpusat pada peristiwa tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang dilindas oleh kendaraan taktis Brimob. Penonaktifan fitur siaran langsung TikTok menjadi sorotan di tengah situasi yang sedang berlangsung.



