Polda Metro Jaya menegaskan bahwa mereka yang ditangkap di sebuah restoran di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat adalah massa yang terlibat dalam perusakan fasilitas umum selama demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI. Penangkapan tersebut menjadi viral di media sosial dan menyebabkan kerusuhan, di mana pegawai restoran pun berusaha melawan penangkapan oleh petugas kepolisian. Mereka yang ditangkap telah terlempar oleh aparat dari depan Gedung DPR/MPR RI sebelum melarikan diri ke restoran tersebut. Dalam video yang beredar luas, terlihat aparat berhadapan dengan massa pendemo di restoran tersebut. Selain itu, kepolisian juga telah mengamankan 351 orang, termasuk anak-anak, yang terlibat dalam aksi tersebut. Ade Ary menyatakan bahwa mereka bukanlah massa aksi yang berunjuk rasa damai, melainkan mereka yang datang dari luar dan melakukan tindakan destruktif. Proses penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian telah memicu reaksi dari masyarakat yang sedang berada di restoran tersebut.
Penjelasan Polda Metro: Penangkapan Massa Aksi di Restoran





