Prediksi Pecahnya Titik Sebaran Megathrust di Jawa

by

Pulau Jawa di sisi selatan menghadapi berbagai zona megathrust yang memiliki potensi untuk menyebabkan gempa besar dan tsunami. Megathrust merupakan wilayah di pertemuan lempeng tektonik Bumi yang bersifat sangat berpotensi untuk mengalami gempa berkekuatan besar dan menimbulkan tsunami yang dahsyat. Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyoroti ancaman dari dua megathrust di Indonesia yang belum mengalami pergeseran atau ‘pecah’ dalam waktu lama.

Sebagai contoh, Megathrust Nankai di Jepang dipicu oleh gempa berkekuatan M7,1 yang memicu tsunami pada bulan Agustus tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan keprihatinan ilmuwan terhadap Megathrust Nankai yang sama dengan situasi ‘Seismic Gap’ pada Megathrust Selat Sunda (M8,7) dan Megathrust Mentawai-Suberut (M8,9) di Indonesia. Selain itu, Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut adalah megathrust lain di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menghasilkan gempa besar.

Meskipun para ahli dapat memperkirakan potensi kekuatan gempa, tetapi belum dapat memprediksi kapan megathrust tersebut akan ‘pecah’. Sejumlah studi juga mengungkapkan bahwa megathrust, termasuk yang berada di dekat Pulau Jawa, memiliki potensi untuk memicu tsunami dengan ketinggian mencapai puluhan meter. Oleh karena itu, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya ini.

Daftar lengkap segmen megathrust yang mengancam Pulau Jawa, seperti Megathrust Selat Sunda-Banten, Jawa Barat, Jateng-Jatim, dan Bali, yang tertera dalam Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 menjadi acuan penting dalam memahami dan mengantisipasi ancaman gempa di wilayah ini. Mengetahui potensi gempa dan tsunami di daerah megathrust menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran akan risiko bencana alam di Indonesia.

Source link