Mobil listrik tenaga surya belum mengalami popularitas yang luas, dan banyak perusahaan yang berusaha menciptakan kendaraan yang sesuai dengan penggunaan sehari-hari akhirnya harus menyerah. Salah satunya adalah Sono Motors, sebuah startup Jerman yang berusaha menciptakan mobil keluarga bertenaga surya untuk pasar massal namun harus menutup proyek tersebut pada tahun 2023 karena alasan finansial.
Sekarang, dua tahun setelahnya, perusahaan ini menjual prototipe mobil dan komponen-komponennya melalui situs lelang dari Austria. Sepuluh belas motor listrik baru dengan harga awal €50 (sekitar $58) ditawarkan, bersama dengan kursi depan, kursi belakang, dan bodi mobil tanpa panel dengan harga yang bervariasi. Selain itu, ada berbagai suku cadang lainnya seperti komponen suspensi, trim interior, dan panel surya yang dijual di lelang tersebut.
Meskipun informasi yang tersedia terbatas, sejumlah purwarupa mobil dapat dibeli, termasuk model berbasis Renault Twingo dengan lampu depan Mercedes-Benz A-Class generasi pertama. Namun, perlu diingat bahwa prototipe mobil tersebut tidak memiliki legalitas jalan raya dan tidak disertai dokumen resmi. Sebagian komponen seperti motor dan baterai bisa digunakan untuk proyek lain, namun perlu disadari bahwa akan sulit menyetelnya tanpa dokumentasi yang jelas.
Sono Motors awalnya meluncurkan prototipe mobil listrik tenaga surya pertamanya pada tahun 2017. Desain mobil ini menawarkan 330 sel surya yang mampu menghasilkan jarak tempuh sekitar 18 mil berkat tenaga matahari, ditambah jarak tempuh 100 mil yang dihasilkan oleh baterai 30 kWh. Namun, setelah mengumpulkan lebih dari $700.000 dari kampanye crowdfunding Indiegogo, banyak iterasi dan perubahan terjadi dalam proyek tersebut hingga akhirnya dihentikan pada awal tahun 2023. Akan ada kemungkinan memperoleh mobil listrik Cion Solar untuk penggunaan pribadi.





