Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Tahun 2025. Salah satu pesan yang disampaikan Prabowo adalah pentingnya hasil riset untuk berkontribusi pada pengembangan industri. Presiden memperhatikan bahwa Indonesia harus siap menghadapi tantangan besar demi kemajuan bangsa.
Brian menyampaikan bahwa Indonesia memiliki beragam sumber daya alam yang dapat dikonversi untuk kemajuan bangsa. Dalam konferensi pers KSTI 2025 di Gedung Sabuga Bandung, Brian mengungkapkan pentingnya pengembangan sains dan teknologi sebagai langkah untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi kekayaan alam yang dimiliki tanah air.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan science dan teknologi seperti KSTI sangat penting untuk melahirkan SDM yang siap mengelola sumber daya alam Indonesia. Hal ini akan membantu dalam menghasilkan inovasi dan riset yang berkontribusi pada pengembangan berbagai industri di Indonesia.
Brian juga menyoroti pentingnya mengurangi ketergantungan negara pada impor dengan memproduksi produk-produk lokal yang memiliki nilai tambah. Dengan demikian, kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan industri dalam negeri. Adanya inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi aliran kekayaan alam negara ke luar negeri dan mendorong pembangunan industri lokal.



