Arkeolog di Peru baru-baru ini menemukan 14 kerangka manusia di Kuil Puemape yang dapat mengubah pemahaman tentang arsitektur ritual awal dan pemujaan leluhur di pesisir. Melalui penggalian yang dilakukan oleh Program Arkeologi Chicama dari Universitas Nasional San Marcos, ditemukan bahwa aktivitas manusia di Puemape telah berlangsung sejak 2200 SM, menjadikannya salah satu pusat upacara tertua di wilayah tersebut. Beberapa kerangka ditemukan dengan tangan terikat di belakang dan dikubur telungkup, yang diduga terkait dengan ritual pengorbanan manusia atau penguburan pascakonflik oleh budaya Salinar yang mendiami situs tersebut berabad-abad setelah ditinggalkan. Sisa-sisa jasad ini diperkirakan berasal dari sekitar 1000 SM. Temuan ini memberikan wawasan baru yang menarik tentang praktik ritual dan budaya di masa lampau.
Pemantapan Fakta: Penemuan ‘Penumbalan’ Manusia 3.000 Tahun Lalu



