Seorang perawat dan peneliti dari Emory University, Georgia, AS, memimpin proyek inovatif untuk melindungi pekerja lapangan dari risiko penyakit akibat panas ekstrem. Bersama tim dari Georgia Tech, Roxana Chicas mengembangkan biopatch, alat kecil yang dipasang di dada untuk memantau suhu kulit, detak jantung, dan laju pernapasan. Tujuan dari alat ini adalah untuk mendeteksi gejala heat stress lebih awal dan memberikan peringatan secara real-time kepada pekerja. Uji coba telah dilakukan pada 168 pekerja pertanian dan hasilnya positif. Roxana Chicas memiliki target agar produk ini siap dipasarkan dalam 1-2 tahun ke depan dengan harga yang terjangkau.
Alat Pendektesi Heat-stress Inovatif Untuk Petani



