Polestar, merek mobil listrik Sino-Swedia, mengalami perubahan arah dengan mengalihkan produksi ke luar Cina untuk memperluas jajaran produknya. Meskipun Polestar 2 di Amerika tidak menjadi yang terbaik, Polestar 3 dan Polestar 4 dari Amerika membantu meningkatkan penjualan global sebesar 51%. Namun, di Cina, penjualan Polestar tergelincir dengan hanya 69 mobil terjual pada paruh pertama 2025. Meskipun merupakan kelompok saudara Geely, Polestar belum memperlihatkan kesuksesan di Cina seperti merek terkait lainnya. Spekulasi pun muncul tentang penutupan toko Polestar di Cina setelah menutup sebagian besar operasionalnya. Hal ini mungkin karena mobil Polestar tidak mengikuti tren pasar Cina yang berorientasi pada nilai, di mana konsumen lebih suka fitur dan gaya yang lebih mencolok. Selain itu, persaingan internal di Geely juga mempengaruhi kinerja Polestar. Namun, Polestar berencana meluncurkan SUV kompak baru, Polestar 7, untuk bersaing dengan model lain di pasar internasional. Meski begitu, kesuksesan Polestar mungkin akan ditemukan di tempat lain di dunia.
Polestar Jual 69 Mobil di Cina: Tren Penjualan Mobil Terbaru





