Cincin Api Pasifik: Lokasi dan Info Terbaru

by

Gempa dahsyat yang terjadi di Rusia pada Rabu pagi mengingatkan kita akan keberadaan Cincin Api Pasifik, kawasan yang sangat aktif secara geologis. Cincin Api Pasifik adalah jalur gunung berapi, baik yang aktif maupun tidak aktif, yang membentuk tapal kuda mengelilingi sebagian besar wilayah Samudra Pasifik. Wilayah ini membentang dari Chile di selatan hingga pulau-pulau di Alaska, kemudian melalui Jepang hingga Filipina. Beberapa ahli geologi juga mengklasifikasikan Indonesia sebagai bagian dari wilayah cincin api ini.

Gunung berapi terbentuk akibat subduksi, yaitu pergerakan lempeng tektonik di bawah lempeng berdekatan yang dapat menurunkan titik leleh batuan di dalam mantel. Subduksi menghasilkan magma yang naik ke permukaan dan meletus sebagai gunung berapi. Cincin Api Pasifik melakukan subduksi ini dalam skala besar, dengan sekitar 90 persen dari 55.000 kilometer batas lempeng subduksi di Bumi terletak di sekitar Pasifik.

Terdapat lebih dari 450 gunung berapi aktif di Bumi yang terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, membentang hampir 40.250 kilometer. Zona subduksi di cincin ini adalah tempat terjadinya banyak aktivitas vulkanik dan gempa bumi. Gempa bumi dapat terjadi ketika dua lempeng tektonik saling bergesekan, dan ketika lempeng yang menunjam membengkok.

Gempa bumi skala Magnitudo 8,7 di Rusia pada Kamis lalu adalah peringatan bagi negara-negara di sekitar Cincin Api Pasifik, termasuk Indonesia. Potensi tsunami akibat gempa tersebut harus diantisipasi dengan serius, mengingat energi gelombang yang dapat menjalar hingga ke kawasan Asia Timur dalam waktu 8 hingga 10 jam setelah terjadinya guncangan. Beberapa negara yang masuk dalam wilayah Cincin Api Pasifik antara lain Indonesia, Jepang, Filipina, Taiwan, Papua Nugini, Selandia Baru, Amerika Serikat, Meksiko, Peru, dan Chile.

Source link