Meta telah mengumumkan pembaruan fitur untuk melindungi pengguna usia remaja di platform media sosial mereka. Pembaruan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari Akun Remaja hingga teknologi yang mampu menyaring konten eksploitatif. Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, menyatakan komitmen mereka untuk melindungi remaja dalam ruang online. Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah fitur keamanan untuk Direct Message (DM) Akun Remaja. Fitur ini membantu remaja dalam memahami akun yang mereka ajak bicara, serta mengenali kemungkinan penipuan.
Selain itu, Meta juga menghadirkan opsi ‘blokir dan laporkan’ baru di DM agar pengguna dapat melakukan kedua tindakan tersebut secara bersamaan. Fitur-fitur baru ini bertujuan untuk memberikan peringatan keamanan kepada pengguna dan mengurangi interaksi yang tidak diinginkan. Perlindungan ketelanjangan juga diperkuat untuk melindungi pengguna dari penipu, sementara pengelolaan konten anak juga menjadi fokus Meta. Meta telah melakukan beberapa langkah untuk mencegah penyalahgunaan akun yang dikelola orang dewasa yang mewakili anak-anak. Dengan adanya pembaruan fitur ini, diharapkan pengguna, khususnya remaja, dapat merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di platform media sosial Meta.



