Rekonstruksi kasus pembunuhan wanita di Tangerang mengungkap 75 reka adegan yang dilakukan oleh tiga pelaku. Kanit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar Putra Alor, menjelaskan bahwa reka adegan dilakukan di tempat kejadian perkara sekitar pukul 09.50 WIB. Dari 67 adegan semula, kini menjadi 75 adegan yang menggambarkan kronologi pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku berinisial RRP, IF, dan APH.
Reka adegan tersebut mengungkap bahwa pelaku berkenalan dengan korban pada tahun 2022 dan menjalin hubungan selama dua tahun. Setelah putus, pelaku merencanakan pembunuhan karena cemburu melihat status WhatsApp korban. Dalam adegan dramatis, para pelaku menggunakan pisau, gunting, dan obeng untuk melakukan pembunuhan terhadap korban. Tubuh korban kemudian dipindahkan ke semak-semak dan ditutupi dengan ranting dan dahan.
Proses rekonstruksi dimulai dari titik pertama di kontrakan pelaku di Desa Cibogo, Cisauk, dengan melibatkan tiga pelaku serta barang bukti berupa sepeda motor dan senjata tajam. Penangkapan ketiga pelaku dilakukan di lokasi berbeda setelah tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan investigasi intensif dan analisa CCTV. Barang bukti yang diamankan termasuk pisau, batu, obeng, pakaian korban, visum, motor korban, dan ponsel milik pelaku.
Keterlibatan ketiga pelaku dalam pembunuhan ini menggemparkan masyarakat dan menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum untuk kasus-kasus kekerasan. Dengan pengungkapan ini, diharapkan korban dapat mendapatkan keadilan dan pelaku dapat menerima hukuman yang setimpal dengan perbuatannya..TestToolsUsPresRelease:length-1399





