Peluncuran Grand Theft Auto (GTA) VI diundur hingga bulan Mei 2026. Penggemar harus bersabar lebih lama untuk dapat memainkan seri lanjutan dari GTA ini. Awalnya, rilis GTA VI direncanakan pada musim gugur tahun ini. Namun, Rockstar Games, selaku pengembang game ini memutuskan untuk memberikan waktu tambahan guna menciptakan game dengan kualitas yang lebih baik.
Rockstar Games menyatakan bahwa mereka menyesal atas penundaan ini dan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kesabaran para penggemar selama proses pengembangan game ini berlangsung. Menurut Reuters, penggemar telah menantikan game ini selama lebih dari sepuluh tahun dan banyak analis memprediksi bahwa game ini akan menjadi hit instan setelah dirilis.
Seri sebelumnya, Grand Theft Auto V, telah menjadi salah satu video game terlaris dalam sejarah setelah terjual lebih dari 200 juta kopi sejak dirilis pada tahun 2013. CEO Take-Two, Strauss Zelnick, memberikan dukungan penuh terhadap Rockstar Games dan keputusan mereka untuk menunda peluncuran GTA VI guna meraih visi kreatif yang diinginkan.
Penundaan peluncuran game menjadi hal yang biasa dalam pengembangan game modern dikarenakan biaya produksi yang semakin meningkat serta tekanan dari pemain untuk mendapatkan pengalaman yang sempurna saat peluncuran. Rockstar Games telah merilis trailer pertama untuk GTA VI pada Desember 2023 yang mengonfirmasi kembalinya game ini ke Vice City, menghadirkan kisah fiksi tentang Miami, dan memperkenalkan Lucia, pemeran wanita utama pertama dalam franchise ini.
Reaksi terhadap penundaan ini beragam di media sosial, dengan beberapa pengguna mengeluhkan waktu yang lebih lama untuk menunggu sementara yang lain menyambut baik keputusan ini. Dampak dari penundaan tersebut juga akan terasa dalam industri game secara lebih luas, terutama saat tarif AS meningkatkan harga konsol game dan menimbulkannya penurunan dalam belanja konsumen.



