BI Happy, Trio Airlangga-Sri Mulyani-Tommy Djiwandono Buat Rupiah Kuat

by -39 Views
BI Happy, Trio Airlangga-Sri Mulyani-Tommy Djiwandono Buat Rupiah Kuat

Jakarta – Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan konferensi pers tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 pagi ini berhasil meredam depresiasi rupiah yang terjadi beberapa hari ini.

Dia mengatakan konferensi yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan Sri Mulyani; dan Anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Thomas Djiwandono atau Tommy Djiwandono membuat mata uang Garuda ditutup menguat hari ini.

“Konferensi pers antara wakil pemerintah sekarang dan yang akan datang dampaknya kami lihat cukup signifikan. Pasar lebih tenang dan rupiah hari ini menguat,” kata Destry dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (24/6/2024).

Destry mengatakan penjelasan dari pemerintah membuat para investor lebih tenang mengenai keberlanjutan pengelolaan fiskal Indonesia ke depan. Dia mengatakan kepercayaan pasar tersebut membawa rupiah menguat bahkan dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

“Kita menguat lebih besar dibandingkan dengan peer group-nya, jadi posisinya agak menguat dibandingkan sebelumnya,” katanya.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah akhirnya menguat terhadap dolar Amerika Serikat setelah beberapa hari mengalami pelemahan hingga mencapai level Rp 16.400/US$. Rupiah ditutup menguat 0,3% menjadi Rp 16.390/US$ pada Senin (24/6/2024). Sebelumnya, rupiah sempat mencapai titik terlemahnya yaitu di level Rp 16.470/US$.

Sementara itu, DXY pada pukul 15:00 WIB turun menjadi 105,67 atau 0,12%. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di 105,79.

Pagi tadi, Airlangga, Sri Mulyani dan Tommy Djiwandono menggelar konferensi pers di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Dalam konferensi tersebut, Sri Mulyani menegaskan bahwa komunikasi antara pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan tim sinkronisasi Presiden terpilih Prabowo Subianto berjalan lancar.

Dia memastikan program unggulan Prabowo seperti makanan bergizi gratis sudah termasuk dalam rancangan APBN 2025 dan tidak akan menyebabkan defisit APBN membengkak. Sementara itu, Thomas Djiwandono juga memastikan pemerintah presiden terpilih akan patuh terhadap batasan defisit dalam APBN dan berkomitmen melanjutkan pengelolaan fiskal dengan disiplin.

Sumber CNBC Indonesia

Source link