Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menanggapi laporan terkait akronim AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) yang dituduh menistakan agama dan dilaporkan ke Mabes Polri. Anies mempertanyakan laporan tersebut yang baru dilayangkan ke Bawaslu padahal akronim antara namanya dengan Cak Imin sudah lama terbentuk saat pasangan capres/cawapres itu dideklarasikan oleh partai Koalisi Perubahan sejak sekitar September 2023 lalu.
Anies menganggap penggunaan istilah AMIN ini sudah sejak lama dan bingung mengapa baru sekarang dilaporkan. Ia juga membenarkan bahwa singkatan AMIN memang pas untuk dirinya bersama pasangan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan dianggap klop untuk dikenal masyarakat dalam proses Pilpres 2024.
Anies menambahkan bahwa singkatan tersebut merupakan berkah dari Allah SWT terhadap paslon AMIN untuk maju dalam kontestasi politik tahun depan. Selain itu, Anies juga menitikberatkan akal sehat polisi dalam memproses kasus tersebut dan menyatakan bahwa pihak polisi akan menggunakan akal sehat kewarasan dalam menindaklanjuti laporan tersebut.





