Konferensi Gateway to ASEAN 2023 yang Diadakan oleh UOB Membahas Hal-Hal Berikut

by

United Overseas Bank (UOB) telah mengadakan Konferensi UOB Gateway to ASEAN 2023 dengan mengundang sejumlah pembicara untuk membahas isu-isu perbankan, mulai dari hilirisasi hingga pembangunan ekonomi digital. Yudo Dwinanda Priaadi, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, menekankan pentingnya hilirisasi dalam memberikan manfaat dan nilai tambah pada sektor komoditas.

Pada panel diskusi pertama yang bertajuk ‘Adding Value to the Commodities Sector’, Yudo menyampaikan bahwa pemerintah telah serius untuk membangun industri hilir dan telah menyiapkan berbagai strategi untuk mewujudkannya. Dia juga mencontohkan beberapa proyek yang sedang berjalan atau dalam proses, seperti panel surya, pasir silika, nikel, dan aluminium.

Sementara itu, Michael Chong, General Manager Great Wall Motor Thailand, menyoroti potensi Indonesia sebagai pasar manufaktur yang didukung oleh jumlah penduduk yang sangat besar. Dia juga mengungkapkan bahwa Great Wall Motor Thailand telah menandatangani kemitraan strategis dengan salah satu kelompok distributor terbesar di Indonesia dan sedang mengerjakan lokalisasi pasar.

Terkait dengan hilirisasi, Chong mengatakan bahwa keberhasilan dalam hal ini sangat bergantung pada dukungan kebijakan dari pemerintah, yang juga dapat meningkatkan peluang investor masuk ke Indonesia. Hal ini karena investor menginginkan kejelasan regulasi ketika berinvestasi di suatu negara.

Bonar Silalahi, Managing Director, Sector Solutions Group, Group Wholesale Banking UOB, juga menyoroti peran penting bank dalam mendukung pendanaan dan konektivitas dalam mendorong keberlanjutan, seperti dalam penetrasi kendaraan listrik. Dia menegaskan bahwa UOB telah menyiapkan solusi untuk memahami dinamika dan perubahan di tengah fokus dunia terhadap ekonomi berkelanjutan sejak tahun 2017.

Bonar juga menekankan pentingnya memahami bagaimana sektor keberlanjutan dapat terhubung dari China ke ASEAN atau di dalam ASEAN. Dia juga memberikan contoh konkret bagaimana UOB telah membantu meningkatkan penetrasi kendaraan listrik di Thailand dengan bekerja sama dengan dealer untuk memberikan pembiayaan kendaraan listrik.

Dengan adanya konferensi ini, diharapkan para pemangku kepentingan dapat lebih memahami dan mendukung upaya hilirisasi serta pembangunan ekonomi digital di Indonesia dan kawasan ASEAN.