Mahasiswa di Kampus JGU Viral karena Perploncoan saat Acara Fun And Games

by

Depok – Jakarta Global University (JGU) merespons video viral tentang dugaan perpeloncoan yang melibatkan mahasiswanya. Mereka membantah adanya perpeloncoan melalui tindakan kekerasan fisik kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM).

Menurut JGU, kegiatan yang ditunjukkan dalam video tersebut merupakan kegiatan fun and games (Outbound) dan pengukuhan anggota baru Ormawa. Maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan keakraban, kebersamaan, dan kerjasama tim tanpa adanya unsur kekerasan fisik.

JGU juga menjelaskan bahwa kegiatan LDKM rutin diadakan setiap tahun oleh Ormawa untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang tanggung jawab sosial.

Kampus juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan mahasiswa harus mematuhi peraturan-peraturan baku yang dibuat, termasuk LDKM di Rumpin. JGU telah mengeluarkan pedoman yang harus dipatuhi oleh seluruh sivitas akademika terutama Ormawa.

Mereka juga menyatakan bahwa video tersebut bukan direkam oleh peserta camaba yang terlibat, melainkan oleh panitia sebagai dokumentasi resmi untuk kepentingan internal kampus.

Terkait mahasiswa yang disuruh melompat ke kubangan lumpur, kampus menjelaskan bahwa hal itu bukan kekerasan, tetapi merupakan kegiatan permainan untuk mencari lambaing Ormawa yang dimasukan ke dalam lumpur.

JGU menyimpulkan bahwa apa yang disebutkan sebagai ‘perpeloncoan’ dalam video tersebut adalah informasi yang keliru dan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya. Dalam investigasi yang dilakukan oleh universitas, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim tersebut.

Sebelumnya, video tersebut yang memperlihatkan kegiatan perploncoan mahasiswa yang diduga berasal dari sebuah kampus di Kota Depok, Jawa Barat ramai dibicarakan. Video yang diunggah pada Selasa (7/11/2023) memperlihatkan sejumlah orang yang memerintahkan empat orang lain yang diduga juniornya untuk melompat ke sebuah kubangan lumpur. Empat orang yang melompat ke kubangan terlihat pasrah melakukan tindakan yang diperintahkan kepada mereka.